Kenali 7 Prinsip dalam Menata Ruang

Agustus 30, 2017
Mungkin menurut beberapa orang, menata ruangan adalah sebuah hal yang menyenangkan karena bisa memiliki kesempatan untuk membuat ruangan sesuai dengan keinginannya. Namun ternyata, dalam hal menata sebuah ruangan, tidak boleh sembarangan bahkan asal-asalan. Ada tujuh prinsip penting yang perlu Anda ketahui dan Anda perhatikan agar rumah bisa jadi rapi sehingga rumah jadi nyaman. Tentunya setiap orang pasti menginginkan rumah yang nyaman untuk ditinggali. 

Banyak orang yang merasa bahwa untuk menciptaakan rumah yang nyaman sangatlah sulit. Padahal, rumah yang nyaman berasal dari tujuh prinsip penting tersebut. Karena itu, ketahui dengan baik setiap prinsipnya yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Kenali Zona Aktif dan Pasif
Anda perlu mengetahui bahwa di setiap denah rumah minimalis pasti memiliki zona aktif dan zona pasif. Zona aktif adalah area rumah yang beberapa hari sekali bahkan setiap hari Anda sentuh atau Anda lewati. Sehingga, pada bagian tersebut dapat dikatakan cukup aktif dan hidup. Sebaliknya, zona yang pasif adalah area atau raungan yang jarang sekali digunakan di dalam rumah Anda. Jika Anda tidak mengenal setiap zona di rumah Anda dengan baik, bisa-bisa Anda salah menempatkan benda. Akibatnya, benda-benda yang jarang digunakan malah diletakkan di zoma aktif yang utama di dalam rumah.

2. Penyimpanan Terbuka yang Indah
Banyak orang yang merasa bahwa penyimpanan yang terbuka selalu terkesan berantakan dan tidak indah untuk dilihat. Padahal, hal tersebut bisa dimanfaatkan dengan menyimpan beberapa benda yang menarik dan indah secara visual. Anda bisa menyusun atau memajang benda-benda yang manis dan cantik yang digunakan sebagai aksesoris dan dekorasi di rumah. Pada penyimpanan terbuka, hindari penyimpanan benda secara berantakan dan tidak teratur.

3. Transparan
Wadah yang transparan tentu akan memudahkan untuk menemukan benda yang Anda simpan di dalamnya karena tidak membuat Anda repot-repot untuk membukanya dan memastikan isi di dalamnya. Jika Anda memang tidak menggunakan toples yang transparan, jangan lupa untuk memberikan tanda pada bagian luar toples mengenai isi di dalam toples tersebut agar efektif dan tidak mudah tertukar.
Untuk beberapa makanan atau bumbu-bumbu dapur, dengan tempat toples transparan juga ketika disusun atau dijajarkan dengan rapi maka bisa digunakan sebagai dekorasi juga di dapur.

4. Permudah Penyimpanan
Dalam beberapa kondisi, misalnya ketika ada anggota keluarga yang masih berusia kecil bantulah dalam hal penyimpanan. Buat penyimpanan benda-benda di rumah yang pastinya tidak berbahaya jadi lebih mudah terjangkau. Dengan hal tersebut, anak juga bisa dibiasakan untuk mengembalikan benda yang telah digunakan langsung ke tempatnya karena masih terjangkau untuk anak dengan usia tersebut.

5. Kelompokkan Barang
Agar lebih mudah untuk mencari atau mengatur barang-barang, kelompokkan benda-benda yang Anda perlukan dalam satu tempat yang sama. Pisahkan juga sesuai dengan kegunaan benda.  Misalnya, untuk kotak obat, perlengkapan kantor, perlengkapan menjahit, bahan-bahan kue dan hal lainnya dalam sebuah kotak. Untuk mempermudahnya, jangan lupa tambahkan label tulisan di atasnya untuk mempermudah. Sama juga halnya dengan benda-benda yang perlu disimpan karena merupakan benda berharga.

6. Tempat yang Rendah

Untuk benda-benda yang lebih berat, Anda perlu meletakkannya di bagian bawah atau minimal tingginya sekitar sepinggang Anda. Hal itu karena Anda tidak membutuhkan bantuan tangga untuk mengambil benda-benda tersebut karena akan menyulitkan dan bahkan juga bisa membahayakan Anda.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »