Mengintip Beberapa Hal Unik Tentang Timnas dan Skor Pertandingan Timnas

Timnas atau tim nasional Indonesia merupakan para pemain sepakbola yang telah lulus seleksi dari berbagai perwakilan daerah dan menjadi pemain di tim daerahnya. Sebelumnya menggunakan nama Tim Nasional Sepak Bola Hindia Belanda dan digunakan saat bermain di Piala Dunia FIFA 1938 di Perancis. Pertandingan pertama kali melibatkan tim Hindia Belanda melawan Singapura pada 28 Maret 1921 yang dilaksanakan di Jakarta dan menang dengan skor 1-0. Skor pertandingan Timnas berbeda di setiap pertandingan menjadi sejarah tersendiri untuk Timnas. Dengan kemenangan skor dalam setiap pertandingan membuat tim dari Indonesia terus meningkatkan performanya dalam setiap pertandingan.

Beberapa peralatan saat bermain bola sudah terdapat pada situs belanja online terpercaya saat ini memungkinkan pecinta bola dapat tampil kembar dengan idolanya. Memungkinkan pecinta bola menggunakan nama dan nomor punggung pemain idolanya.

Berikut adalah hal unik seputar Timnas Indonesia diantaranya:

  • Indonesia merupakan negara Asia pertama yang berlaga di putaran final Piala Dunia 1938 di Perancis, dengan pemain dari asal suku Jawa, Maluku, Tionghoa dan Indo-Belanda dan kalah terhadap Hongaria 0-6.
  • Kapten Timnas Indonesia berprofesi sebagai doketer, yaitu Ahmad Nawir dari klub Soerabajasche Voetbal Bond.
  • Bermain bola dengan menggunakan kacamata, yaitu dr. Ahmad Nawir sebagai kapten turun lapangan dengan kacamata dan sangat jarang dilakukan oleh pemain negara lain.
  • Indonesia hampir kalahkan Uni Soviet 1956, pada babak perempat final Olimpiade 1956 Melbourne 0-0 dan Andi Ramang dari Makassar hampir melepaskan tembakan ke gawang Soviet di menit 84 tetapi ditepis oleh Lev Yashin dengan ujung jarinya.
  • Penyerang legendaris berprofesi sebagai tukang becak yaitu Andi Ramang dan bergabung dalam Persatuan Sepak Bola Induk Sulawesi dalam sebuah kompetisi PSM Makassar.
Selain beberapa diatas, ada juga hal unik dari tiga pemain keturunan Cina. Tiga pemain tersebut adalah Tan Bing Mo Heng, Tan Hong Dhien, dan Tan See Han. Saat pertandingan pemain keturunan Cina jadi andalan sehingga akan menjadi kunci pertahanan saat Timnas imbang dengan Uni Soviet. Antun Pogacnik merupakan pelatih tim dari Yugoslavia menjadi pelatih tersukses yang membuat Timnas Indonesia menjadi semifinalis Asian Games 1954, imbang dengan Uni Soviet, dan merebut medali perunggu di Asian Games 1958 di Tokyo dan membantu Indonesia ke putaran final Pinal Dunia 1958 di Swedia.
 

Berikut adalah skor pertandingan timnas bertemu dengan Malaysia di Sea Games diantaranya:

  • 19 November 1977 Malaysia Vs Indonesia 1-2.
  • 26 September 1979 Indonesia Vs Malaysia 0-0.
  • 30 September 1979 Indonesia Vs Malaysia 0-1.
  • 16 Desember 1985 Indonesia Vs Malaysia 0-1.
  • 20 September 1987 Indonesia Vs Malaysia 1-0.
Selain itu pada tahun berikutnya yaitu 1991, 1995, 1997 dan 1999, Indonesia kembali unggul dan menang atas Malaysia di Sea Games. Namun setelah tahun 2000an, dalam 5 kali pertandingan ajang Sea Games Indonesia memenangkan satu kali pertandingan pada tanggal 19 Desember 2013. Berdasarkan situs online, pertemuan Indonesia dengan Indonesia dengan kemenangan 7 kali dan kalah 7 kali. Beberapa yang terkait dengan sepak bola dapat ditemukan pada beberapa situs belanja online.

Skor pertandingan timnas dapat dicek melalui beberapa situs online lainnya yang memberikan informasi seputar olahraga bola. Skor ini menandakan keberhasilan sepanjang Timnas Indonesia bertandang dengan negara lainnya. Sebagai pecinta bola, tetap mendukung dan menjunjung sportifitas untuk persepakbolaan Indonesia yang terus maju dan siap bertanding dalam berbagai ajang.

Perkenalkan, saya adalah admin dari website ini, jadi jika Anda ingin bekerjasama dengan website ini silahkan hubungi email ini. asysyafuq@gmail.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »